Alihkan perhatian antar tugas dengan ritual singkat yang konsisten, seperti menutup buku catatan atau mengganti daftar putar. Tanda-tanda kecil ini memberi otak sinyal bahwa sesi selesai.
Gunakan teknik blok waktu yang fleksibel: kerja intens selama periode tertentu lalu jeda singkat untuk berjalan atau meregangkan tubuh. Jeda-jeda ini berfungsi sebagai transisi natural antar fokus.
Atur pencahayaan dan lingkungan agar sesuai dengan jenis pekerjaan; misalnya cahaya lebih terang untuk pekerjaan analitis dan pencahayaan hangat saat tugas kreatif. Perubahan visual membantu merasakan pergeseran suasana.
Sediakan area transisi di ruang kerja, seperti meja kecil untuk meninggalkan catatan atau cangkir yang menandai pergantian aktivitas. Ruang fisik yang terorganisir membuat peralihan terasa rapi dan tenang.
Akhiri hari kerja dengan ritual penutup: merapikan meja, menulis tiga hal yang akan dilanjutkan esok, atau menutup komputer dengan perlahan. Langkah kecil ini membuat perpindahan dari kerja ke waktu pribadi terasa lebih lembut.
